Belanja Online Surga Belanja Di India

20:20



Trend teknologi informasi yang mengusung akses internet di segala aspek rupanya juga sudah menyusupi masyarakat India yang begitu loyal terhadap tradisi.
Jika di Indonesia banyak terdapat swalayan berjajar beriringan di setiap jalan (Indomaret, Alfamart), yang mengedepankan kenyamanan dalam belanja. Tidak demikian dengan India.
India masih berpegang pada tradisi pasar dan toko tradisional.
Meskipun begitu geliat teknologi internet makin maju, sejak beberapa tahun yang lalu kenyamanan berbelanja online sudah diperkenalkan di India, dan mulai marak hingga menjadi trend gaya belanja masyarakat India sejak 2-3 tahun yang lalu.

Berbeda dengan Indonesia yang mengedepankan social media seperti Facebook dan Instagram sebagai ujung tombak pemasaran mereka, seller to buyer langsung transaksi melalui messenger Whatsapp, Facebook maupun Blackberry messenger. India lebih memilih e-commerce sebagai wadah aktifitas belanja online.
Kemudahan berbelanja melalui e-commerce dan rasa aman bagi buyer membuat semakin bermunculan banyak situs e-commerce.
Masing-masing situs berusaha mengedepankan fitur dan marketing plan yang menarik. Dari harga yang murah, discount, hingga cashback ditawarkan beragam.

Belanja online memang merupakan solusi bukan hanya bagi yang tidak punya waktu untuk pergi ke toko, tetapi mengingat kondisi cuaca India yang ajaib, juga lalu lintas yang sering membuat sport jantung, rasanya memang belanja online patut menjadi primadona gaya hidup di India.

Hampir empat bulan saya tinggal di India, bisa dikatakan lebih dari 75% saya membeli barang secara online. Dari detergent hingga kebutuhan kamar mandi, pakaian, peralatan dapur, tiket hingga gadget. Hanya sayuran saja yang belum bisa dibeli dengan online. Bukan karena tidak ada e-commerce yang menyediakan penjualan sayur dan sejenisnya, tetapi karena hanya bisa dilakukan pengiriman ke kota-kota besar saja.
Maklum saya cuma tinggal di salah satu kota kecil Gujarat.

Return policy belanja online di India juga sangat menguntungkan pembeli. Jika kurang puas dengan barang yang dibeli, pembeli bisa mengembalikan yang ongkos kirimnya tidak ditanggung oleh pembeli.
Hebatnya lagi penjual biasanya menelepon pembeli untuk menanyakan keluhan dan bernegosiasi tentang masalah keluhannya. Benar-benar disini pembeli diperlakukan seperti raja. Kepuasan pembeli adalah yang terpenting, karena dengan itu pasti diharapkan adanya repeat order atau feedback yang bagus.
Sama kan dengan pelajaran marketing di Indonesia ? Sayangnya penerapan di Indonesia masih belum sebanyak di India.

Ada banyak pengalaman saya selama berbelanja online, salah satunya yang membuat saya kagum adalah yang satu ini.
Suatu hari kami membutuhkan dock charger untuk Xperia. Kami berdua memang pencinta Xperia (walaupun saya selingkuh, juga memiliki sebuah ponsel samsung).
Dikatakan bahwa dock charger bisa digunakan untuk Z3 dan Z2 series, hingga ketika kami menerima paket dan mencobanya. Saat itu ternyata tidak bisa digunakan untuk Z2 maka melayanglah komplain terhadap seller di salah satu e-commerce.
Sehari setelah itu seller pun menelepon untuk menanyakan keluhan. Dock charger memang berfungsi bahkan dicoba untuk Z1 pun bisa, hanya di Z2 tidak berfungsi.
Kami berniat untuk menukar barang dengan charger model lain yang baru supaya bisa berfungsi untuk semuanya.
Tetapi ternyata seller mengatakan tidak perlu mengembalikan. Kami mendapatkan barang ini free dan uang pembelian dikembalikan utuh ke account kami.
Amazing ya ? Hal yang sangat jarang ditemui di Indonesia, bahkan saya lebih sering melihat penjual di facebook, bbm yang membuat status tak enak tentang pembelinya.

Fitur belanja online pun kini lebih mengedepankan belanja menggunakan aplikasi di ponsel. Walaupun di ponsel tetapi aplikasi ini tetap mudah diakses dan nyaman untuk melakukan belanja online.
Harga belanja di online juga relatif lebih murah dibanding jika belanja di toko tradisional maupun mall yang jumlahnya juga tak sebanyak di Indonesia.
Sayangnya, walaupun e-commerce India semakin maju, kota-kota IT seperti Bangalore contohnya yang terkenal pula di dunia, akses internet masih merupakan isue utama bagi masyarakat India.
Akses internet  di Indonesia jauh lebih unggul dan mudah didapatkan dibandingkan di India.
Ini juga yang membuat saya sedikit stress tidak sabar ketika browsing. Jika di Indonesia saya terbiasa dengan internet yang cepat, website terbuka dalam beberapa detik, disini jangankan detik bahkan sering sampai bermenit-menit pun belum juga terbuka.
This is India !


Ingin belanja di India ? Boleh titip saya !



*gambar diambil dari vouchercodes.in

You Might Also Like

4 comments

  1. Sista, masih bisa nitip belanjaan dari india nggak?

    ReplyDelete
  2. Sebenernya pengen tas india yg keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang pengiriman ke Indonesia susah, karena kebijakan pemerintah Indonesia yang menyulitkan pihak kurir.

      Delete

Popular Posts