Begum Jaan, Jiwa Seorang Ratu di Dalam Tubuh Pelacur. Sentilan Bagi yang Memandang Rendah Kaum Perempuan di India

06:37





Jangan lihat sisi pelacurnya! Bagaimana bisa pelacur memiliki jiwa seorang ratu? Jika kamu merasa feminis, kamu harus nonton satu persembahan dari industri film Bollywood ini.

Cerita Begum Jaan ini sederhana, tapi saya terpikat dengan cara pandang Begum Jaan. Banyak kata-kata Begum Jaan yang layak dijadikan quote, dan ini membuat saya saat menonton merasa “wow”.
Setting cerita film terjadi pada saat kemerdekaan tanah Hindustan setelah 200 tahun dibawah jajahan Inggris, dimana akhirnya karena hal ini ini Hindustan pun terbelah menjadi dua negara, India dan Pakistan.
Mulailah konflik memuncak di wilayah rumah bordil Begum Jaan. Memuncak, bukan awal atau akhir. Di sini kita akan diajak untuk memahami apa arti kemerdekaan dan kebebasan. Saya salut dengan keberanian industri film Bollywood menyampaikan kritik-kritik sosial di beberapa flim produksinya.

Para lelaki di India sangat memandang rendah kaum perempuan, tak hanya jaman dulu tapi saat ini pun bisa dibilang masih sama. Tak heran dalam film dijelaskan sangat gamblang bagaimana para laki-laki hanya menginginkan tubuh perempuan dengan murah bahkan gratis. Keluarga membuang anak perempuan mereka. Korban perkosaan yang tak bisa dihitung lagi jumlahnya, dibuang oleh masyarakat bahkan keluarga. Hingga melacur yang bukan keinginan mereka tapi merupakan pilihan untuk bertahan hidup disamping pilihan lainnya hanya bunuh diri.
Masalah kasta yang bahkan hingga kini masih ada, menjadikan perempuan posisinya sulit dalam hal “dipilih” sebagai menantu.

Dan Begum Jaan dengan berani merendahkan laki-laki yang datang ke tempatnya menggunakan kata-kata tajam nan cerdas.

Untuk menonton film bollywood ini dibutuhkan kebesaran hati dan kearifan untuk memandang dari banyak sudut pandang, bukan dari pandangan kita yang biasa merasa paling suci.
Meski alur cerita tampak dipaksakan, dan besutan sang sutradara kurang ciamik, Vidya Balan menghidupkan tokoh Begum Jaan dengan keren!

You Might Also Like

18 comments

  1. Replies
    1. Yuk nonton Mba :) Karakter si Begum jaan ini kuat banget lho...

      Delete
  2. Pernah dengar kisah begitu sih dari India. Tapi aku jadi pengen nonton filmnya. Pasti greget banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cetar pokoknya dialog2 si Begum Jaan ini, namparin para laki2 hahaha yukkk nonton

      Delete
  3. WAH ternyata ada juga ya film Bollywood yang genrenya seperti ini. Apa ada di Indonesia, Mbak? Hehehe.

    Btw. Apa masih ada adegan joget2 khas Indianya juga? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau musik ga bisa dihilangkan dari sebuah film ya, untuk joged India...film India masa kini udah berkurang banget, misalpun ada biasanya disesuaikan ceritanya, misal memang sedang merayakan suatu festival dll Saya baru tau film2 India ternyata banyak yang keren setelah saya tinggal di sini. Dulu saya malah antipati sama film India hehe... mungkin karena dulu jarang ada film India bermutu yang masuk Indonesia :)

      Delete
  4. Wah saya jadi penasaran sm filmnya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuk Mba coba nonton, klo ga ada di bioskop cari dvd nya atau donlod dah :)

      Delete
  5. Jadi penasaran nih, sepertinya filmnya menarik, aku suka sama tokoh wanita utama yang karakternya kuat begini mb :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba cobain nonton deh, kekuatan karakter si Begum Jaan ini seperti menampar sistem dan tradisi masyarakat India yang masih merendahkan perempuan, seperti saya pun juga masih berjuang di lingkungan saya sendiri :)

      Delete
  6. Bikin pensaran ni ceritanya. Sudah ada nggak ya di youtube?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum tau ya kalau Yutub, saya donlod dari torrent mba, meski film ini baru rilis bulan kemarin Alhamdulillah dapat, subtitle saya cari terpisah dapatnya english aja :)
      Kalau nonton di bioskop saya ga paham bahasanya hahaha

      Delete
  7. Saya penggemar film India mba, tapi yang kekinian, hehehe kadang kerjaan sampai terbengkalai demi nonton Ranfir dan Insani��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini film baru rilis bulan lalu Mba, justru ini yang kekinian lho :)
      Sinetron India yang di Indonesia justru disini jarang penggemarnya, tanya ke penduduk lokal juga mereka ga kenal para pemain seinetronnya :) mereka lebih cenderung menghargai film layar lebar yang jauh lebih bermutu dan beberapa ada edukasinya.

      Jangan demi sinetron yang di tempat asalnya malah ga laku, pekerjaan jadi terbengkalai Mba :)

      Delete
  8. Kalo nonton di sinetronnya kasian sama perempuan disana. Blm lagi berita perkosaan.duh gusti kenapa masyarakat segitunya ama cewek

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya memang keadaan masyarakatnya masih berpikiran seperti itu meskipun pendidikan mereka juga banyak yang tinggi ga terlalu banyak merubah keadaan.

      Delete
  9. okeh film ini masuk dalam daftar tonton

    .: efi :.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mudah-mudahan udah ada di Indonesia ya :)

      Delete

Popular Posts