Bau Mulut Si Kakak Saat Ramadhan

04:58


Tahu ngga orang India terkenal dengan bau badannya yang aduhai? Sering lho saya pergi ke mall buat belanja bulanan harus menahan nafas ketika harus berdesakan dengan para ibu-ibu yang juga lagi memborong kebutuhan rumah tangga. Bukan karena mereka malas mandi ya guys, entah mungkin ngga pake deodoran atau deodorannya ngga ngefek sama sekali.

Sebenarnya bau badan ini akibat dari asupan makanan yang mereka makan sehari-hari. Bumbu-bumbu seperti bawang merah dan bawang putih mereka gunakan sangat banyak kuantitinya dalam setiap resep. Belum lagi irisan bawang mentah yang dimakan sebagai lalapan juga amboi banyaknya. Bukankah itu yang mengakibatkan bau badan ya?
Mungkin di mall atau pusat perbelanjaan saya bisa sedikit menghindar, tapi ternyata masalah bau ini terjadi juga di rumah.

Saya tinggal di sebelah rumah mertua, yang di situ tinggal pula dua kakak ipar perempuan. Setiap hari salah satu dari mereka pasti mendatangi saya, entah untuk mengantarkan susu kerbau segar ataupun sekedar mengobrol karena bosan di sebelah.
Apakah mereka bau badan juga? Benar! Tapi itu sudah saya sarankan untuk menggunakan deodorant setidaknya bisa mengurangi masalah bau. 

Namun ternyata masalah baru timbul. Saat ini bulan Ramadhan, kami tentunya berpuasa seperti muslim yang lain. Kali ini yang muncul adalah bau mulut yang sangat mengganggu saat kami mengobrol. Tidak mungkin saya menghindarinya gara-gara bau mulut yang tercium membuat saya kurang nyaman, bikin pusing bok!

Akhirnya saya tanya-tanya apa yang kakak ipar saya lakukan saat sahur dan berbuka puasa. Aduh! ternyata ia tidak menggosok gigi setelah sahur karena sering lupa, dan saat mandi pun tentunya ia takut air terminum jika harus gosok gigi. 

Saya pun memberitahu secara halus, bahwa sisa makanan di mulut bisa menimbulkan bakteri di mulut hingga menimbulkan bau mulut dan penyakit mulut lainnya. Apalagi saat puasa produksi saliva berkurang, padahal saliva itu membantu menanggulangi pertumbuhan bakteri dalam mulut. 

Ia pun bertanya apakah bau mulutnya tak enak. Saya tak bisa menjawab secara langsung, takut ia tersinggung. Maklum orang India temperamennya keras dan mudah sekali mencari alasan untuk bertengkar. Saya pun beralasan terkena flu dan hidung tersumbat sehingga tak peka mencium bau apapun saat ini. Mendengar jawaban saya ia pun mencoba membau hembusan nafas dari mulut yang ditampung dalam kedua telapak tangannya.

Wah bau! 
Saya hanya menahan tawa saat ia berkata itu. Dengan sedikit ceramah tentang pentingnya kesehatan mulut akhirnya ia sadar harus merubah kebiasaannya.
Saya pun menyarankan untuk sikat gigi setelah makan sahur, usahakan membersihkan lidah juga agar bersih, minum yang banyak ketika sahur dan berbuka agar membantu produksi saliva yang berkurang saat Ramadhan, dan kalau perlu gunakan mouthwash/obat kumur agar bau mulut benar-benar hilang.

Mudah-mudahan benar ia akan berusaha untuk lebih menjaga kebersihannya, karena saya tak yakin orang India mudah untuk merubah kebiasaan buruknya. Bukan nuduh tapi berdasar pengalaman.

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts