Mengintip Buka Puasa di Masjid Tetangga, India

02:47




Kemarin saya berkesempatan melihat salah satu masjid di town sebelah yang jaraknya 10 kilometer dari tempat saya tinggal. Di sini masyarakatnya campuran antara komunitas Hindu dan muslim, yang saya dengar mereka cukup akur dan saling menghormati.

Acara buka puasa di masjid ternyata ada juga lho di sini. Meski tampaknya tak semeriah di kota besar bahkan jauh jika dibandingkan yang pernah saya alami di Indonesia. Jajanan takjil yang menggoda selalu ada di setiap menu buka puasa gratisan. Terutama ketika saya dalam masa perantauan di kota Yogyakarta, yang namanya takjil di setiap masjid pasti luber penuh dengan makanan enak.

Sederhana dan kekeluargaan, kesan itu yang muncul ketika saya melihat dari jauh persiapan buka puasa di masjid yang didominasi warna hijau itu. Karena perempuan tidak diperkenankan masuk masjid, maka kami minta ijin untuk mengambil gambar saja. Ini pun sangat susah untuk mendapat ijinnya. Akhirnya hanya teman suami saya yang masuk, karena suami harus menemani saya di luar area masjid.


Menu buka puasa yang disajikan sangat sederhana. Beragam buah-buahan, kabab, dan bhajiya (gorengan ala India berbahan kentang), serta semangkuk kari untuk cocolan bhajiya. Ditempatkan dalam nampan aluminium berukuran besar, yang merupakan tradisi penyajian makanan di komunitas muslim. Satu nampan biasa digunakan untuk makan bersama empat orang.
Makanan buka puasa di masjid ini biasanya disiapkan untuk para kaum dhuafa dan musafir. Siapapun boleh datang untuk medapatkan buka puasa gratis ini. Tapi yang saya lihat benar-benar kaum dhuafa dan pengurus masjid saja yang melakukan buka puasa di masjid ini.

Seluruh biaya untuk buka puasa dikeluarkan oleh yayasan yang menaungi masjid dan madrasah di daerah ini. Sepertinya komunitas muslim di India memang benar-benar terorganisir dengan baik. Sehingga menjadi minoritas di negaranya tak membuat mereka terpuruk dalam usaha mempertahankan tegaknya agama.

Credit Photo : Asad Patel

You Might Also Like

4 comments

  1. Kekeluargaannya jadi kerasa banget ya mbak kalo makannya dalam satu tempeh kayak begini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betulll, untuk walimahan juga modelnya seperti ini makannya

      Delete
  2. Waah utk walimahan juga begitu sistem makannya mba? Aku kira makan ramai2 dlm 1 tampah gini, tradisi arab. Ternyata india juga yaa.. Jd inget makan dengan cara ngeriung nya ala indonesia :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Peradaban islam di India kan masih ikut budaya Arab dan Parsi jadi ya beginilah tradisi makannya. Walimahan juga masih banyak yang begini.

      Delete

Popular Posts